BLT BBM dan Bansos Sembako Dibagikan Kepada Kilensari Panarukan

BLT BBM dan Bansos Sembako Dibagikan Kepada Kilensari Panarukan

Situbondo, detik1.com – Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk subsidi BBM dari Kementrian Sosial (Kemensos) hari ini dibagikan kepada warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan. BLT BBM ini diserahkan kepada warga bersamaan dengan penyaluran Bantuan Sosial Sembilan Bahan Pokok (Bansos Sembako). Sabtu, 10 September 2022.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh Pos Indonesia. Sedangkan lokasi penyalurannya ditempatkan di Kantor Pos Indonesia Cabang Situbondo, di Jl. Ahmad Yani, (utara Alun-alun Kota). Dibagikan sejak pukul 08.00 WIB tadi pagi hingga sekitar pukul 14.00 WIB. Tercatat ada 505 warga Desa Kilensari yang mendapatkan berkah bantuan.

Perincian bantuan yang diterimakan adalah sebagai berikut, yaitu BLT BBM sejumlah 300 ribu Rupiah (150 + 150) beserta Bansos Sembako senilai 200 ribu Rupiah, dengan jumlah keseluruhan yang diterimakan adalah senilai 500 ribu Rupiah.

Dua orang petugas dari Kantor Pos Indonesia Cabang Situbondo dibantu oleh seluruh Perangkat Desa Kilensari terlihat sibuk mengatur dan menata pembagian bantuan. Dikawal oleh sejumlah personil dari Kepolisian Resor Situbondo Sektor Panarukan beserta sejumlah personil dari Komando Distrik Militer 0823.

“Lumayan, mas. Bantuannya bisa untuk menyambung hidup, sebab pencarian (mata pencaharian) agak susah belakangan ini,” sebut salah satu warga yang menerima bantuan dan diaminkan oleh warga yang lainnya.

Namun ada beberapa suara miring terkait bantuan-bantuan tersebut. Beberapa warga mengeluh karena tidak mendapat pembagian bantuan. Padahal secara fisik, mereka juga layak untuk mendapatkan bantuan dari Kemensos tadi.

“Saya hampir gak pernah dapat bantuan, mas. Apa dikira saya ini orang kaya barangkali ya?” keluh salah seorang warga yang tidak menerima bantuan. Beberapa warga yang lain juga memberikan pernyataan senada.

Menjawab persoalan tersebut, Erfan Riskafanda, selaku Kepala Desa Kilensari memberikan keterangan kepada Awak Media detik1.com. “Mengenai data penerima bantuan, sudah ditentukan oleh Pendataan Nasional, kami di desa tidak bisa menyeleksi sendiri, hanya sekedar menyalurkan. Semoga ada bantuan berikutnya untuk menjawab keluhan warga,” jawabnya.

(Buji)

error: