Capaian Luar Biasa Polresta Malang Kota Mengungkap 1.086 Kasus Selama Tahun 2023

Polresta Malang Kota
Doc.Foto Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., Saat Konferensi Pers Ungkap Kasus Selama 2023

Malang Kota, detik1.co.id // Polresta Malang Kota berhasil mengungkap 1.086 kasus sepanjang tahun 2023. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., memimpin pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, dan Satlantas selama tahun tersebut.

Dalam penanganan total kasus kriminalitas tahun 2023 sebanyak 1.334 kasus, terungkap 1.086 kasus. Satres Narkoba Kota Malang berhasil menuntaskan 220 kasus narkoba dengan berbagai jenis obat-obatan terlarang sebagai barang bukti.

“Selama 2023, dari 220 kasus narkoba yang terungkap, kami berhasil mengamankan 249 tersangka,” jelas Kombes Pol Budi Hermanto, di Halaman Depan Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Jumat (29/12/2023) pekan lalu.

Terkait penindakan pelanggaran lalu lintas tahun 2023, tercatat 2.555 tilang, 8.555 teguran, dan 59 kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Hasil penindakan ini, di antaranya, merupakan kontribusi dari masyarakat yang mengadukan melalui media sosial, aplikasi Jogo Malang Presisi, layanan polisi 110, maupun hotline WA Simpati Makota,” terang Kombes Budi.

Kombes Budi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman di Kota Malang.

Menjelang masa pemilu 2024, Polresta Malang Kota akan terus memperhatikan angka kriminalitas dalam menjaga kamtibmas.

“Untuk masa pemilu damai 2024, kami menempatkan 500 personel Polri di setiap TPS dan perangkat posko yang siap melakukan pengamanan hingga masa pemilu berakhir,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Polresta Malang Kota berkomitmen menangani semua laporan yang diterima, bukan hanya kasus yang viral, sebagai bagian dari tanggung jawab mereka.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Kami akan terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkas Kombes Buher.

error: